Renovasi rumah sering kali dianggap lebih rumit dibanding membangun dari nol. Hal ini karena proses renovasi harus beradaptasi dengan kondisi struktur lama yang sudah ada.
Berikut adalah panduan praktis dari Dewa Konstruksi agar proyek renovasi hunian Anda berjalan lancar, hemat, dan selesai tepat waktu:
1. Tentukan Skala Prioritas (Wajib vs Opsional)
Pisahkan kebutuhan renovasi struktural mendesak (seperti atap bocor, dinding lembap, pipa rusak) dari keinginan estetika semata. Selesaikan bagian fungsional terlebih dahulu.
2. Lakukan Pemeriksaan Struktur Eksisting
Sebelum memutuskan menambah lantai atas atau membongkar dinding, lakukan survey teknis untuk mengecek apakah pondasi lama mampu memikul beban tambahan. Di Dewa Konstruksi, survey teknis selalu dilakukan sebelum kontrak ditandatangani.
3. Hindari Mengubah Desain di Tengah Jalan
Perubahan konsep saat pekerjaan fisik sudah berjalan adalah pemicu utama melonjaknya biaya dan mundurnya jadwal penyelesaian. Matangkan gambar dan RAB di awal.
4. Lindungi Area yang Tidak Direnovasi
Terapkan partisi plastik atau terpal pelindung debu agar perabotan interior di ruangan lain tidak rusak selama proses renovasi berlangsung.
5. Pilih Material Awet dan Minim Perawatan
Gunakan material modern seperti kusen aluminium yang bebas rayap, pipa PVC berstandar SNI tebal, dan cat eksterior weatherproof.